Ads 468x60px

Translate

Sabtu, 28 Mei 2011

PEMERIKSAAN PAJAK

Jenis – Jenis Pemeriksaan Pajak
Walaupun anda telah membayar pajak secara jujur dan juga melaporkan pajak anda secara tepat waktu, resiko pemeriksaan tetap dapat terjadi pada diri anda.
Pemeriksaan Pajak menurut Keputusan Menteri Keuangan Nomor 545/KMK/04/2000 mempunyai 2 tujuan pokok, yaitu:
Menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dalam rangka memberikan kepastian hukum, keadilan, dan pembinaan kepada Wajib Pajak; dan

Tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Pemeriksaan uji kepatuhan dilakukan dengan cara menelusuri kebenaran SPT yang disampaikan Wajib Pajak, pembukuan atau pencatatan dan pemenuhan kewajiban lainnya dibandingkan dengan keadaan atau kegiatan Wajib Pajak sebenarnya. Sedangkan pemeriksaan untuk tujuan lain biasanya dilakukan dalam rangka pemberian atau penghapusan NPWP, penentuan daerah terpencil, sentralisasi pembayaran pajak dan lain sebagainya.
Adapun menurut jenisnya, pemeriksaan dapat digolongkan menjadi Pemeriksaan Rutin, Pemeriksaan Kriteria Seleksi, Pemeriksaan Khusus, Pemeriksaan Wajib Pajak Lokasi, Pemeriksaan Tahun Berjalan, dan Pemeriksaan Bukti Permulaan.

PEMERIKSAAN RUTIN
Sebagaimana namanya, jenis pemeriksaan ini adalah tugas utama pasukan pemeriksa di Ditjen Pajak. Adapun kriteria dilakukan Pemeriksaan Rutin adalah sebagai berikut:
1.       SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi/Badan yang menyatakan Lebih Bayar;
2.       SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan yang menyatakan Rugi Tidak Lebih Bayar:
3.       Data Prioritas dan atau Alat Keterangan:
4.       Terdapat kerjasama Operasi (KSO) atau Konsorsium;
5.       Wajib Pajak Orang Pribadi atau Badan menyampaikan;
a.        SPT tahunan PPh Pasal 21 yang menyatakan lebih bayar;
b.       SPT Masa PPN yang masa pajak terakhir dari suatu tahun pajak yang menyatakan lebih bayar (baik meminta restitusi maupun kompesasi);
6.       Wajib Pajak Orang Pribadi atau Badan menyampaikan:
a.        SPT Tahunan PPh untuk bagian tahun pajak sebagai akibat adanya perubahan tahun buku yang telah disetujui oleh Direktur Jenderal Pajak;
b.       SPT Tahunan PPh untuk tahun pajak saat Wajib Pajak melakukan penilaian kembali aktiva tetap yang telah disetujui oleh Direktur Jenderal Pajak;
c.        SPT Tahunan untuk tahun pajak saat Wajib Pajak melakukan penggabungan, pemekaran, pengambilalihan usaha, atau likuidasi;
7.       SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi menyalahi ketentuan penggunaan Norma Penghitungan Penghasilan Neto;
8.       Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas atau Wajib Pajak Badan, yang Mengajukan permohonan pencabutan NPWP; atau perubahan tempat terdaftarnya Wajib Pajak dari suatu KPP ke lain KPP;
9.       Wajib Pajak tidak menyampaikan SPT Tahunan PPh walaupun telah dikirimkan Surat Teguran dan tidak mengajukan permohonan perpanjangan penyampaian SPT, termasuk SPT kembali pos (kempos) dan Wajib Pajak Kelompok Non Efektif (NE);
10.    Wajib Pajak melakukan kegitan membangun sendiri yang pemenuhan kewajiban PPN atas kegiatan tersebut patut diduga tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya;
11.    Wajib Pajak tidak menyampaikan:
a.        SPT Tahunan PPh Pasal 21 selama 2 (dua) tahun berturut-turut;
b.       SPT Masa PPN dalam tahun berjalan selama 3 (tiga) bulan berturut-turut dari suatu tahun pajak;
12.    Wajib Pajak menyampaikan SPT Masa PPN (dalam tahun berjalan) yang menyatakan meminta pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi) terutama sehubungan dengan penyerahan ekspor dan atau penyarahan kepada badan pemungut PPN;
13.    SPT Tahunan PPh Wajib Pajak yang menyatakan rugi yang pelaksanaan pemeriksaannya dikaitkan dengan pelaksanaan Pemeriksaan Rutin untuk tahun pajak lainnya;
14.    Wajib Pajak yang atas permintaan sendiri mengajukan untuk dilakukan pemeriksaan atas kewajiban perpajakannya, misalnya untuk kepentingan Rapat Umum Pemegang Saham atau tax clearence;
15.    Terdapat data, termasuk data PBB dan atau BPHTB yang dapat dimanfaatkan untuk ekstensifikasi Wajib Pajak dan atau Pengusaha Kena Pajak (PKP);
16.    Penentuan Wajib Pajak berlokasi di daerah terpencil;
17.    Pemusatan tempat terutang PPN.

PEMERIKSAAN KRITERIA SELEKSI
Pemeriksaan Kriteria Seleksi, yaitu pemeriksaan yang dilakukan terhadap Wajib Pajak tertentu berdasarkan skor otomatis secara komputerisasi. Yang di maksud dengan skor adalah penjumlahan bobot seluruh variabel SPT dan Rasio Laporan Keuangan Wajib Pajak atau variabel lainnya yang mengindikasikan kemungkinan adanya potensi pajak yang belum atau tidak dilaporkan atau menunjukkan rendahnya tingkat ke-patuhan Wajib Pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Semakin tinggi skor Anda, maka perusahaan semakin menjadi prioritas utama untuk diperiksa.

PEMERIKSAAN KHUSUS
Pemeriksaan Khusus menurut SE-03/PJ.7/2001 dapat dilaksanakan terhadap:
1.       Wajib Pajak yang diduga melakukan tindak pidana di bidang perpajakan;
2.       Wajib Pajak tertentu berdasarkan pengaduan masyarakat
3.       Wajib Pajak tertentu berdasarkan pertimbangan Direktur Jenderal Pajak.
Ada klausul menarik tentang Pemeriksaan Khusus sesuai SE-03/PJ.7/1996 yaitu apabila Wajib Pajak pada tahun sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan Sederhana Lapangan, maka persetujuan/instruksi melakukan pemeriksaan khusus tidak dapat diberikan kecuali ada indikasi tindak pidana.
PEMERIKSAAN WAJIB PAJAK LOKASI
Sesuai dengan namanya, jenis pemeriksaan ini dilakukan atas Wajib Pajak yang mempunyai cabang atau lebih dari satu tempat usaha.
Pemeriksaan terhadap Wajib Pajak Lokasi dapat dilaksanakan sehubungan dengan:
1.       SPT Tahunan PPh Pasal 21 dan atau SPT Masa PPN menyatakan Lebih Bayar;
2.       SPT Tahunan PPh Pasal 21 dan atau SPT Masa PPN tidak disampaikan masing-masing selama 2 (dua) tahun berturut-turut atau 3 (tiga) bulan berturut-turut dari suatu tahun pajak;
3.       Permintaan dari Unit Pelaksanan Pemeriksaan Pajak (UP3) Wajib Pajak Domisili dan atau usulan dari UP3 Wajib Pajak Lokasi.

PEMERIKSAAN TAHUN BERJALAN
Pemeriksaan Tahun Berjalan, yaitu pemeriksaan terhadap Wajib Pajak yang dilakukan dalam tahun berjalan untuk jenis-jenis pajak tertentu atau seluruh jenis Pajak (all taxes) dan untuk mengumpulkan data atau keterangan atas kewajiban pajak lainnya. Pemeriksaan Tahun Berjalan dilakukan meliputi seluruh jenis pajak (all taxes) dan tidak perlu dikaitkan dengan pemeriksaan tahun sebelumnya. Pemeriksaan Tahun Berjalan dapat dilaksanakan terhadap Wajib Pajak Lokasi berdasarkan pertimbangan Ka Kanwil DPJ khususnya para pemotong atau pemungut pajak (Withholding) termasuk PPh Pasal 23, PPh Pasal 26, dan PPN serta PPnBM. Pemeriksaan Tahun Berjalan Wajib Pajak dalam rangka ekstensifikasi diperlukan seperti pemeriksaan Wajib Pajak Lokasi. Pelaksaan Pemeriksaan Tahun Berjalan hanya dapat dilakukan atas masa pajak sampai dengan bulan Oktober tahun yang bersangkutan.

PEMERIKSAAN BUKTI PERMULAAN
Pemeriksaan Bukti Permulaan, yaitu pemeriksaan yang dilakukan untuk mendapatkan bukti permulaan tentang adanya dugaan telah terjadi tindak pidana di bidang perpajakan.
Yang dimaksud dengan bukti permulaan adanya perbutan pidana di bidang perpajakan adalah bukti-bukti, baik berupa tulisan, perbuatan, keterangan ataupun benda-benda yang dapat memberikan petunjuk bahwa suatu tindak pidana di bidang perpajakan telah terjadi atau dilakukan, yang dapat menimbulkan kerugian bagi Negara.

Termasuk dalam kriteria bukti permulaan adalah:
1.       Wajib Pajak dengan sengaja tidak mendaftarkan diri.
2.       Wajib Pajak dengan sengaja menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak Nomor Pokok Wajib Pajak.
3.       Wajib Pajak tidak menyampaikan SPT.
4.       Wajib Pajak dengan sengaja menyampaikan SPT yang isinya tidak benar atau tidak lengkap atau melampirkan keterangan yang tidak benar.
5.       Wajib Pajak dengan sengaja memperlihatkan pembukuan, catatan atau dokumen lain yang palsu atau dipalsukan seolah-olah benar.
6.       Wajib Pajak dengan sengaja tidak bersedia memperlihatkan atau meminjamkan pembukuan, catatan atau dokumen lainnya.
7.       Wajib Pajak dengan sengaja tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut.
Jadi dengan begitu banyak jenis pemeriksaan di atas, apakah Anda tetap mungkin tidak diperiksa? Walaupun demikian rinci kriteria pemeriksaan pajak, namun bagaimanapun juga Ditjen Pajak tidak sembarangan melakukan pemeriksaan pajak kalau memang tidak dianggap perlu. Apalagi jumlah pelaksana pemeriksaan di lingkungan Ditjen Pajak sangat terbatas di bandingkan dengan jumlah Wajib Pajak yang terdaftar di Indonesia. Untuk itu Ditjen Pajak juga memfokuskan diri pada subjek pajak tertentu (baca: Daftar Rawan Diperiksa Pajak) yang dianggap menghasilkan pemasukan negara cukup besar alias sepadan antara hasil dengan biaya yang dikeluarkan.

Tips Menghadapi Pemeriksaan Pajak
1.       Jangan Menyepelekan Masalah Pajak.
Perasaan menyepelekan sesuatu akan membuat Anda menjadi lengah dan ceroboh. Hal itu akan mempersulit dan merugikan Anda.
2.       Jangan berbuat atau berniat curang.
Perbuatan curang akan menurunkan kredibilitas Anda di mata fiskus (aparat pajak). Turunnya kredibilitas membuat fiskus akan selalu curiga dengan seluruh aspek pajak yang akan Anda kerjakan. Tentu saja hal ini akan merepotkan Anda di masa mendatang. Jika Anda tidak mampu membayar pajak, lebih baik Anda datang kepada fiskus dan meminta jalan keluar. Mungkin Anda akan memperoleh pengurangan pembayaran cicilan, bahkan pengampunan pajak sekalipun. Kejujuran Anda akan di hargai sekali oleh fiskus.
3.       Kerjakan PR Anda setiap hari.
Seringkali kita menunda pekerjaan seperti pencatatan atau pembukuan transaksi. Pekerjaan yang sebenarnya bisa Anda selesaikan 1 jam sehari bisa jadi memakan waktu satu minggu jika di kerjakan di akhir bulan. Belum lagi di butuhkan keakuratan ingatan Anda untuk memutar ulang transaksi selama 1 bulan.
4.       Simpan dan dokumentasikan bukti-bukti dengan baik.
5.       Bukti transaksi berupa kuitansi, bon pembelian, SSP, Faktur Pajak, Bukti Pemotongan, dan lain sebagainya harus Anda simpan di tempat yang mudah Anda cari. Jangan biarkan bukti tersebut melekat pada Jurnal Voucher Anda. Jadi buatlah copy dan simpan dokumen asli di tempat yang aman. Perlu Anda ingat, pada saat pemeriksaan, ucapan dan argumentasi Anda bisa jadi tidak akan di dengarkan oleh fiskus jika tidak disertai dengan bukti-bukti.
6.       Usahakan sesedikit mungkin transaksi tunai. Transaksi melalui perbankan akan membantu meringankan pekerjaan pembukuan Anda. Kita tinggal meminta bank statement kapan saja . Fiskus cenderung mempercayai bukti yang dikeluarkan oleh perbankan pda saat memeriksa Anda.
7.       Update-lah pengetahuan perpajakan Anda. Jangan malas memperdalam pengetahuan perpajakan Anda. Saat ini Anda dengan mudah mengkoleksi buku peraturan pajak, mengikuti peraturan pajak, mengikuti pelatihan pajak atau seminar perpajakan. Pengetahuan Anda tentang pajak akan membantu Anda saat diperiksa. Sama seperti Anda. Fiskus kadang lupa tentang perlakuan pajak suatu transaksi. Dengan demikian Anda akan terhindar dari koreksi-koreksi yang tidak perlu. Selama ini banyak perusahaan beranggapan bahwa urusan pajak adalah urusan bagian keuangan. Anggapan ini salah. Keawaman bagian lain seperti bagian hukum, HRD, pengadaan tentang pajak akan membuat bengkak biaya pajak Anda. Justru bagian keuangan adalah filter paling akhir dari suatu transaksi.
8.       Tanyakan pada ahlinya. Jangan sok tau. Lebih aman Anda mempunyai konsultan atau teman yang dapat di ajak berdiskusi dan berkonsultasi mengenai masalah yang Anda hadapi. Anda juga bisa meminta bantuan bagian Penyuluhan Kantor Pelayanan Pajak di kota Anda. Mereka dengan senang hati akan membantu memberikan jalan keluar. Jika belum puas, Anda masih dapat menulis surat pertanyaan kepada Pusat Penyuluhan Ditjen Pajak di Jakarta
9.       Buatlah tax calendar. Tax calendar berfungsi untuk mengingatkan Anda tanggal-tanggal penting dalam siklus Administrasi perpajakan. Hal ini akan mencegah Anda lupa membayar pajak atau lupa melaporkan pajak. Sekali lagi bukan masalah denda yang memang tidak seberapa, tetapi semakin banyak kesalahan yang Anda perbuat, kredibilitas Anda akan semakin turun di mata fiskus.
10.    Cek sekali lagi. Ketelitian Anda dalam mengerjakan administrasi Anda bisa memperkecil kemungkinan Anda di periksa oleh fiskus. Oleh karena itu, sempatkan mengecek ulang apa-apa yang telah Anda kerjakan.
11.    Konsultan terbaik Anda adalah
Anda sendiri.
Sejago-jagonya seorang konsultan, dia tidak sedang mengerjakan pajaknya sendiri, tetapi pajak Anda kecuali tentu saja bila konsultan tersebut merangkap suami atau isteri Anda. Bisa jadi Anda memang memerlukan konsultan, namun Anda tidak boleh tergantung habis kepada mereka. Bayangkan jika pada saat yang sama seluruh tim konsultan Anda sakit dan terpaksa harus diganti oleh tim lain yang tidak Anda kenal.

Hal-hal yang harus Anda perhatikan pada saat mengerjakan administrasi pajak Anda adalah :
1.       Jaga konsistensi perlakuan pajak
Anda dari tahun ke tahun. Ketidakkonsistenan pemakaian metode penyusutan misalnya akan memberi kesempatan fiskus melakukan koreksi fiskal pada SPT Anda.
2.       Bukukan pendapatan dan biaya pos yang seharusnya. Jangan jadikan pos “Pendapatan/Biaya Lain” menjadi tempat sampah pembukuan Anda. Hal ini cenderung merangsang fiskus untuk mengkoreksi pos tersebut.
3.       Bagi WP Badan, pisahkan biaya-biaya yang bersifat untuk kepentingan pribadi. Pemisahan akan mencegah fiskus untuk melakukan koreksi yang tidak perlu.
4.       Buatlah navigasi atau referensi sehingga Anda mudah menemukan dokumen pendukung atau mengingat sejarah transaksi yang bersangkutan. Keragu-raguan Anda saat menghadapi pemeriksaan akan mengundang kecurigaan fiskus.
5.       Laporkan seluruh penghasilan dan biaya Anda, baik yang diperoleh dari pekerjaan / usaha, dari sewa, hadiah, hobi dan lain sebagainya.
6.       Saat mengisi SPT jangan langsung di ketik dulu, sehingga jika ada kesalahan dapat segera di perbaiki. Sebaiknya Anda menyiapkan cadangan formulir pajak yang di perlukan untuk berjaga-jaga. Formulir ini dapat Anda minta di KPP setempat atau Anda buat sendiri.
7.       Cek ulang penjumlahan, pengurangan dan perkalian dalam SPT Anda. Ingatlah bahwa SPT Anda adalah pintu gerbang pertama pemeriksaan pajak. Jika fiskus sudah menemukan cacat di pintu Anda, kemungkinan besar mereka akan datang dan mengetuknya.
8.       Sebelum Anda kirim ke kantor pajak, cek kelengkapan SPT Anda sekali lagi. Apakah Anda sudah melampirkan Surat Setoran Pajak ? Rekonsiliasi Komersial Fiskal ? Perhitungan Penyusutan ? Surat Pernyataan ? Apakah lembar SPT Anda sudah di tanda tangani ?
9.       Jika semua sudah Anda kerjakan, Anda bisa mengantar SPT Anda langsung ke KPP setempat. Jika Anda tidak mempunyai waktu luang, kirimkan melalui pos tercatat. Jangan lupa menyimpan resi pengiriman SPT Anda di tempat yang aman.

Saat menghadapi pemeriksaan pajak
1.       Pemeriksaan harus dihadapi dengan sopan seperti layaknya kita menyambut seorang tamu . Jangan menugaskan bawahan Anda untuk menemui mereka pada saat pertama kali. Perkenalkanlah mereka dengan staf dan konsultan Anda. Tunjukkan bahwa kedatangan mereka memang sudah Anda tunggu. Inilah kesempatan emas untuk membuat mereka terkesan dengan niat baik Anda. Kesan awal yang baik cenderung makin membaik di kemudian hari. Ini akan membantu Anda saat nanti harus bertukar pendapat mengenai perlakuan perpajakan.
2.       Jika mereka meminta dokumen asli, mintalah waktu untuk mengkopi dokumen tersebut. Buatkan tanda terima secara rinci perdokumen yang akan Anda serahkan. Jika Anda masih memerlukan dokumen tersebut saat ini, berikanlah kopi dokumen dengan sepengetahuan mereka .
3.       Jangan keburu pusing jika koreksi awal yang disodorkan jauh lebih besar dari perkiraan Anda. Mintalah waktu untuk meneliti koreksi tersebut. Jika ada koreksi yang tidak jelas, jangan menunda untuk meminta penjelasan. Ingatlah bahwa perbedaan persepsi terhadap peraturan pajak di Indonesia adalah hal yang biasa. Ajak pemeriksa untuk memandang masalah dari sudut pandang dan persepsi Anda. Sekali lagi, yang penting Anda tidak berniat atau berbuat curang.
4.       Berikanlah sanggahan secara tertulis dengan disertai bukti yang kuat . Jika tetap tidak terdapat kesepakatan persepsi mengenai koreksi tersebut, mintalah waktu untuk bertemu dengan atasan tim pemeriksa atau kepala kantor. Sampaikan sanggahan Anda atas koreksi tim pemeriksa dengan baik. Jika Anda belum puas, Anda dapat datang ke Kantor Pusat Ditjen Pajak ( atau lewat surat) untuk memperoleh penegasan atas masalah yang Anda hadapi .

DAFTAR RAWAN PEMERIKSAAN PAJAK
1.       Pelanggan listrik untuk rumah tinggal dengan daya 6.600 watt atau lebih;
2.       Pelanggan telkom dengan pembayaran pulsa rata-rata perbulan Rp.300.000,- atau lebih;
3.       Pemilik mobil dengan nilai Rp.200.000.000,- atau lebih, atau pemilik motor dengan nilai Rp.100.000.000,- atau lebih;
4.       Pemegang Paspor Indonesia, kecuali pemegang Paspor Haji dan Pemegang Paspor Tenaga Kerja Indonesia (tidak termasuk awak pesawat terbang atau kapal laut);
5.       Tenaga Kerja Asing (expatriate) yang bertempat tinggal atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan;
6.       Karyawan lokal kedutaan besar asing atau organisasi internsional;
7.       Pemilik tanah dan atau bangunan dengan nilai jual Objek pajak (NJOP) Rp.1.000.000.000,- atau lebih berdasarkan data kartu jalan atau peta blok atau DHR atau data SPOP;
8.       Data orang pribadi atau badan selaku penjual atau pembeli tanah dan atau bangunan dari laporan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau informasi dari Notaris dengan nilai Rp.60.000.000,- atau lebih;
9.       Pemilik telepon selular pasca bayar;
10.    Pemegang kartu kredit;
11.    Pemegang polis atau premi asuransi;
12.    Pemegang keanggotaan Golf;
13.    Artis;
14.    Pemilik atau Penyewa ruang apartemen atau kondominium;
15.    Pemilik kapal pesiar atau “yacht”, “speed boat”, dan pesawat terbang;
16.    Pemilik saham yang diperdagangkan di pasar bursa;
17.    Pemilik rumah sewa dan kost;
18.    Pemegang saham, komisaris, direktur dan penerima dividen;
19.    Pemilik atau penyewa atau pengguna dan pengelola ruangan pada sentra perdagangan atau perbelanjaan atau pertokoan atau perkantoran atau mal atau plaza atau kawasan industri atau sentra ekonomi lainnya;
20.    Subjek pajak yang berdasarkan data pada lampiran Surat Pemberitahuan (SPT), telah memenuhi syarat sebagai Wajib Pajak, tetapi belum mempunyai NPWP;

5 MITOS UTAMA PEMERIKSAAN PAJAK
1.       Lebih baik kelebihan pajak tidak saya klaim daripada SPT saya menjadi lebih bayar dan saya akan repot diperiksa. Mitos ini salah. Pemeriksaan pajak tidak hanya didasarkan pada SPT lebih bayar. Walaupun laporan audit Anda wajar tanpa pengecualian, memasukan SPT Anda dapat di lakukan Pemeriksaan Sederhana Kantor (PSK) selama 2 bulan. Anda akan rugi 2 kali jika mempercayai mitos ini, karena Anda kehilangan kesempatan untuk mengklaim kredit pajak Anda dan tetap diperiksa. Wah…..
2.       Percuma membuat rekonsiliasi komersial fiskal sesuai aturan, toh nanti tetap saja fiskus mencari-cari koreksi semau dia.
Mitos ini salah. Justru Anda akan rugi jika tidak membuat rekonsiliasi sesuai peraturan, karena akan muncul koreksi yang menyebabkan Anda harus membayar denda cukup besar. Jika Anda tidak berbuat curang. Anda tidak usah takut.
3.       Jangan memakai konsultan saat diperiksa, karena fiskus tidak senang kita di dampingi oleh konsultan. Mitos ini salah , karena justru konsultan pajak yang terdaftar dan bersertifikat dapat memberikan masukan kepada anda setiap saat dalam menghadapi pemeriksaan pajak.
4.       Santai sajalah saat diperiksa, bisa cincay lah . Mitos ini salah. Pemerintah dalam hal ini Dirjen pajak sejak dulu tidak mentolerir prilaku ini. Lagi pula kenapa mesti cincay kalau anda tidak berbuat curang. Kalau pun Anda harus membayar pajak karena ketidaktahuan Anda dalam menerapkan peraturan , ajukan saja permohonan penghapusan / keringanan denda. Sepanjang Anda memang tidak berniat curang, Dirjen pajak sesuai dengan kewenangan yang di berikan oleh undang- undang pasti akan mengabulkan permohonan Anda berdasarkan rasa keadilan .
5.       Menghadapi pemeriksaan pajak sama seramnya dengan menghadapi kematian. Mitos ini salah. Jika selama ini Anda alergi terhadap pajak bisa jadi karena Anda kurang mendapatkan informasi yang seharusnya tentang pajak.

0 komentar:

Poskan Komentar

Labels

1 Inch Vs Apple Ipad 2 10 Kamera Digital Terbaik 13 dan 15 Juni 2011 3 Milliar tertangkap di Jogja 5 Orang Tewas Akibat Bakteri E. Coli A girl attends Friday prayers in front of an army tank abu gunung kelud adult air ajaran akuntansi akuntansi pajak alasan alasan menikah allah Amazon meluncurkan German e-book Store Amazon Tablet tahun 2011 ambarukmo anak anak sekolah anal anugerah Apakah web browser development bergerak terlalu cepat Aplikasi Word Lens dibangun di buzz media sosial Apple 3G IOS Devices Menyimpan Data Lokasi Pengguna Apple dan Google Sentuh Data Lokasi Telepon Apple Mengalahkan Google pada Cloud Music Apple meremukkan prakiraan lagi arkeologi arsitek arsitektur Arul 'Peterband' Sempat Beban Dibandingkan dengan Ariel asal usul nama indonesia Asal-usul Asal-usul Indonesia Asian Artifact Recalls International Program With Purpose Australia Selamatkan 3 Sandera Perompak Somalia Tanpa Tembakan Awas Gerakan Pencucian Otak NII axel rose az zakah baby Bagaimana Mengatasi Seks yang Berlebihan bahagia bakat band banjir besar. Bantuan dan Sumbangan Bantul Banyak Anak-anak Dengan Diabetes Memiliki Penyakit Kekebalan Tubuh Lainnya bekerja beladiri bencana benci bensin bensin mahal Bentrok di Sumsel Tujuh Orang Tewas Bentuk SPT Masa PPN 1111 berteman dengan kegagalan bisnis BKP BlackBerry Bold 9900 BlackBerry Playbook Preview – detail Tablet Device RIM BlackBerry PlayBook Terjual 250 Ribu Unit Blackberry's Playbook membawa Desktop Web Tablet blog blogger Bom di Pipa Gas Serpong Diduga Berdaya Ledak Besar BPHTB BPHTB Menghambat Bisnis KPR BTN Briptu Norman pulang kampung browser bugil Bukti Pembayaran Zakat atau Sumbangan Keagamaan pada SPT Tahunan PPh bulu bulu kemaluan calon suami camera canon cantik Cara Tepat Bikin Gigi Bersih China Juga Susupkan Barang ke RI lewat Malaysia cinta Contoh Perhitungan PPh Pasal 21 Pegawai Tetap 2009 corel draw x5 corel x5 cowok cukur Cyberspy vs Cyberspy DAFTAR BLOG GRATIS Daftar Top Ten Alternatif iPad Plus Debt Collector Dianiaya Oknum TNI Densus Menyamar Jadi Debt Collector Intai Pelaku Bom Buku Derek Miller desa digital Dirjen Pajak Disiplin Dituding Culik Anak Menteri Dituding Tak Lahir di AS Obama Tunjukkan Salinan Akta Lahir don't cry download download gratis corel DSLR dunia dunia kerja emosional faktur pajak Faktur Pajak Bagi Pedagang Eceran faktur pembelian faktur penjualan famili FBI mencatat sekurangnya dua juta computer terinfeksi botnet Coreflood filosofi firman fitrah Flu Formulir dan Petunjuk Pengisian Pendaftaran Penempatan TKI ke Korea Program G to G foto Foto-foto Selebriti Paling Mahal Franky Sahilatua Menghembuskan Nafas Terakhir fuji gadis Galaxy S Plus Dengan Prosesor 1.4GHz dan Android Gingerbread garam Gegana Gali Lantai Kontrakan Teroris di Pondok Kopi untuk Cari Bom gelas Gigolo google sketchup Gugatan tumpahan minyak di Teluk Mexico Guide guns n roses gunung gunung berapi Gunung Kelud gunung kelud akan meletus hebat gunung kelud meletus Gunung meletus hadiah hakikat hakikat cinta harmonis hati hewan turun gunung hidup hindia belanda hobi hubungan intim hubungan seks hubungn intim humor hunian idaman iklan rumah Imogiri indah indonesia INDONESIA Antisipasi Penyebaran Penyakit Campak dari Eropa INSTRUMEN ORANG SUKSES Internet Explorer 10 INTERVIEW CTKI KOREA intim investasi iPhone 5 Belum Tentu Jadi 'Dompet Digital' iPhone Meningkatkan Pelanggan Verizon iPhone Merekam Data Lokasi islam istri JALAN HIDUP JANGAN MENYERAH JANGAN PERNAH BERHENTI jati diri jatuh cinta Jawaban Soal KLPT Listening Jepang JKP jogja jual rumah jual tanah juara jujur jurus justin bieber kado kamera kamera digital Kamera Video Terkecil Di Dunia kampung kantor pajak kapal kavling kawin keberhasilan kebersamaan kecintaan Kedisiplinan kegagalan kehadiran kehidupan kehidupan seks kekasih kekuatan kelemahan keluarga Kelud kelud meletus kemaluan kemiskinan Kenapa Apple melacak Anda via iPhone kenikmatan Kentut Bisa Jadi Obat Impoten kepercayaan kerja kesabaran Kesehatan kesepian kesuksesan keuangan Kewajiban Pembukuan Bagi Wajib Pajak kewanitaan kodak komitmen kontraksi vagina kontraktor KPP KPP Pratama krakatau kriteria kuku kesepakatan Microsoft kuno kurang bayar lagu lagu barat laki-laki lapor pajak laporan pajak laporan pajak tahunan Latar Belakang diterbitkannya SPT Masa PPN 1111 DM laut lebih bayar liang LOMBA MELEPAS BRA ALA INDONESIA lucu Mahasiswa di Malang Diduga Jadi Korban Pencucian Otak MAKE MONEY FROM UPLOAD FILE mandi MANUSIA maritim masalah masturbasi melayu Mengapa iPhone atau iPad Anda memata-matai Anda menikah mindset misteri MONYET MENTERTAWAKAN ANJING motivasi motivasi bekerja Motivasi diri motivasi hidup motivasi kerja motivation musik musik barat muslim nama Nama Indonesia NanEye 2B Kamera Mini Lebih Kecil Dari Kepala Korek Api Negosiasi Pemerintah RI untuk pembebasan sandera perompak Somalia nelayan neraka nikah nikmat nikon Nintendo meluncurkan Wii baru untuk tahun 2012 NJOPTKP PBB Tahun 2012 Nokia N9 Unjuk Gigi Nokia PHK 7.000 Karyawan Nokia Q1 beats forecast nomor faktur nomor faktur pajak november rain nusantara Obama dan Facebook dalam Warm Embrace orgasme OSAMA BIN LADEN Otak Perempuan Punya Dua Cara untuk Orgasme pacaran pajak pajak daerah Pajak Penghasilan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 pajak pusat Panasonic Akan mem-PHK 40 Ribu Karyawan payudara PBB PBB-P2 pedoman pedoman hidup pegawai pekerjaan Pelajar SMP Cabuli 3 Bocah SD pelajaran pelit pemaaf pembayaran pembetulan Pembetulan SPT Pada Saat Pemeriksaan Pembetulan SPT Sebelum Pemeriksaan pemenang pemeriksa pajak pemeriksaan Pemeriksaan Pajak pemerintah daerah pemikiran Penampakan Kuntilanak di Bawah Jembatan Nganjuk Pencarian Misteri Alam Semesta Penentu Sukses Penerbangan TKI Korea Tanggal 12 penetrasi pengalaman pengalihan PBB Pengambilan dan pelaporan SPT Masa PPN Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pengguna SPT Masa PPN 1111 dalam bentuk Elektronik dan Kertas penghasilan PENGUMUMAN CTKI KOREA PROGRAM G TO G JUNI 2011 pengusaha PENGUSAHA KENA PAJAK penis PENYAKIT pepatah perahu Perang Microsoft vs US Antitrust Akan Segera Menjadi Sejarah Perangi Pembajakan dengan Face Off dan FOSS On perasaan perawatan PERAWATAN KEWANITAAN perhitungan perilaku perjalanan perkawinan Perlakuan PPh Atas Pajak Masukan Perlakuan PPN atas Nota Retur yang Diisi Tidak Lengkap perpajakan persahabatan pertandingan pertarungan perumahan perumahan mewah perusahaan Perusahaan BlackBerry mencari keseimbangan keamanan di Rusia PKP Polri Tangkap Kamerawan Global TV positif PPh PPh 25 PPh konstruksi PPn prasejarah premium Premiun dihapus problem property pulau puting Putri Indonesia Nadine Alexandra Dilarang Masuk Istana Wapres Karena Berbaju Mini Radiasi Phonsel terhadap Otak Raffi Ahmad dan Yuni Shara Sudah Tunangan rambut rasul real estate rekonstruksi Rekonstruksi Sejarah remaja rencana residence REVIEW PTC LUAR NEGERI NO SCAM RI Harus Bebas Rumah Kumuh di 2020 RIM launches PlayBook Royal Fans Berdatangan ke London rukun rumah jogja rumah murah sabar Sakit Gigi Samsung Galaxy Tab 10 Samsung Meluncurkan Sekuel Galaxy S Samsung menggugat Apple atas iPhone iPad samudera sang guru sanksi pajak sayang sayang kasih sayang search search engine sejarah sejarah indonesia Sekretaris Kemenpora Diduga Terima Cek Rp 2 M dari Pengusaha seks seksologi seksual Sekumpulan Bocah di Palembang Pesta Seks semangat semangat kerja senggama sentuh senyum SEO Setengah dari negara bagian AS telah memberlakukan larangan merokok komprehensif sipil sistem penomoran faktur pajak Situs Pemerintahan Digerayangi Hacker sketchup SKP PBB SLR solusi spirit spirit bekerja SPT SPT Masa SPT Masa PPN 1111 SPT Masa PPN Dianggap Tidak disampaikan SPT tahunan Strategi Smartphone dan Jepang dalam fokus untuk hasil Nokia Studi Baru Menunjukkan Resiko Gumpalan Bayer’s Yasmin Studi Mengungkap Gen yang Membantu Ketahanan Terhadap Malaria suami suami idaman sufi sukses sungai surga susu sweet child of mine syarat syariat tanah tanah air tanggung jawab tantangan tarif pajak TARIF PPH Tawaran Malaysia Bebaskan ABK Bukan Sindiran telanjang Telkom Stop Bangun BTS Voice Flexi telusur terangsang Terduga Bom Buku Bekerja Sebagai Penjual Mainan dan Agar-agar terima kasih terindah Tersangka Bom Buku dan Pipa Gas Serpong Ditangkap Tidak Ada Bukti Bahwa Kopi Meningkatkan Resiko Tekanan Darah Tinggi tips Tips dan Trik Search Engine TIPS MEMILIH SMARTPHONE TIPS Memuaskan Kebutuhan Sex Istri Tips Merawat Payudara TNI AD bentrok dengan warga Kebumen TNI Tak Butuh Bantuan Malaysia Tornado Menyebabkan Kerusakan di St Louis Airport TRAFFIC EXCHANGE CARA TERCEPAT MENDATANGKAN PENGUNJUNG KE BLOG trik TRIK SUKSES BERBISNIS PTC Tsunami tube tujuan Tujuan hidup UEA mengekang penggunaan BlackBerry untuk individu undang-undang daerah unduh unsur usaha vagina video Video Asusila Diduga Oknum PNS Resahkan Warga Kabupaten Berau Vidio Jamrud VIDIO PENANGKAPAN PRESIDEN PANTAI GADING wajib pajak wanita Wanita Vietnam selundupkan Narkoba Rp 3 Wanita Vietnam selundupkan Narkoba tertangkap di Jogja Warisan Keluarga Kate Middleton Habis untuk Biaya Pernikahan Putrinya Woman dance to the music XL Pede Jualan iPhone 4 xxx zakat Zakat atau Sumbangan Keagamaan dalam Pajak